Berita

Presiden Jokowi saat umumkan pemindahan ibukota baru/Net

Politik

Pak Jokowi Harus Libatkan Akademisi Dan Ormas Bahas Pemindahan Ibukota

MINGGU, 01 SEPTEMBER 2019 | 17:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keputusan Presiden Joko Widodo memindahkan ibukota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur dinilai terlalu cepat dan terkesan grusa-grusu.

Jokowi harusnya melibatkan banyak pihak dalam rencana pemindahan ibukota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Pengamat politik Arif Susanto menyebut, pelibatan banyak pihak akan mematangkan rencana tersebut dan tidak sekadar asal jadi sebuah ibukota baru.


"Diantaranya melibatkan institusi seperti kampus atau organisasi sosial yang punya konsentrasi terhadap daya dukung kota," ujar Arif di Kantor Formappi, Matraman, Jakarta, Minggu (1/9).

Arif menjelaskan, proses pemindahan ibukota tidak hanya berkaitan dengan kantor pemerintahan, tetapi juga aspek kemasyarakatan.

"Sebab seandainya kita memindahkan ibukota, pasti kota itu punya fungsi bukan hanya sebagai tempat bekerjanya institusi pemerintah," jelasnya.

Salah satu yang perlu ditekankan adalah soal institusi non pemerintah yang akan ikut migrasi. Kata Arif, pemerintah juga perlu mengajak berdiskusi pihak-pihak tersebut.

"(Ibukota) Juga tempat hidupnya warga, tempat untuk institusi di luar pemerintahan itu, mereka harus ditanya," tukasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya