Berita

Panglima TNI bersama Kapolri/Net

Presisi

Kapolri Dan Panglima TNI Mulai Besok Ngantor Di Papua

MINGGU, 01 SEPTEMBER 2019 | 17:04 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Situasi keamanan di Papua dikabarkan mulai kondusif setelah aparat TNI dan Polri intensif berdialog dengan tokoh masyarakat di Bumi Cendrawasih.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, meski kondisi berangsur kondusif, aparat tetap akan berjaga hingga Papua benar-benar aman dari kerusuhan.

"Tapi kita standby-kan juga pesawat dari Polri maupun TNI termasuk heli kalau seandainya diperlukan. Kemudian kita tetap menggelar pasukan di sana sampai dengan situasi aman, masyarakat merasa terjamin keamanannya," ujar Jenderal Tito Karnavian di Mapolda Metro Jaya, Minggu (1/9).


Tito menjelaskan, aparat keamanan akan ditambahkan jika kondisi belum benar-benar aman. Saat ini sudah ada 6.000 aparat TNI dan Polri yang dikerahkan ke Papua untuk melakukan penjagaan.

"Pasukan dari Polri maupun TNI yang sudah turun ke Papua dan Papua Barat itu lebih hampir 6.000 itu ada di Jayapura, Manokwari, Sorong, kemudian di Paniai Deyai, di Nabire, kemudian di Fakfak. Saya dengan Pak Panglima sudah komitmen, kalau kurang akan tambah lagi," tambahnya.

Selain itu, Tito memastikan dirinya bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan terbang langsung ke Papua. Bersama Panglima TNI, tambah Tito, dirinya akan memastikan situasi keamanan di Papua selama sepekan kedepan.

"Saya sendiri dengan Bapak Panglima nanti paling tidak mungkin empat (atau) lima hari (dalam) seminggu akan ada di situ untuk mengendalikan situasi dan melakukan langkah penegakan hukum," katanya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya