Berita

Ketua Umum Ormas Betawi Bangkit, David Darmawan /Net

Nusantara

Ibukota Pindah Ke Kalimantan Timur, Masyarakat Adat Betawi Diminta Berevolusi dan Kuasai Teknologi Digital

MINGGU, 01 SEPTEMBER 2019 | 03:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah Indonesia telah resmi akan memindahkan ibukota dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur. Atas kebijakan strategis negara ini masyarakat Betawi dinilai butuh perubahan paradigma.

"Dengan berpindahnya ibukota, akan memaksa masyarakat Betawi harus berevolusi. Betawi juga harus berkembang," kata Ketua Umum Ormas Betawi Bangkit, David Darmawan dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (31/8).

David juga menjelaskan, evolusi masyarakat Betawi harus diikuti perubahan pandangan di Majelis Adat Betawi. Menurut David, Majelis Adat Betawi saat ini hanya ada satu yaitu Ketuanya H Oding dan Sekjen H Ikhsan.


"Kita harus menjaga marwah Betawi, ruhnya harus ada di Betawi itu sendiri. Bagaimana kita mau independen kalau Mejelis Adatnya tidak paham asal-usul Betawi," imbuh Wakil Bendahara Bamus Betawi periode 2018-2023 ini.

David yang juga CEO PT Socentix berharap ke depan masyarakat Betawi tidak hanya sekadar bisa ngaji hingga bisa silat. Namun juga, mereka harus mampu menguasai teknologi informasi.

"Betawi itu kita konsepkan sebagai 'Blog Change Elektronik Trading Application For World Wide Intra Payment System'. Bagaimana kita mengangkat marwah Betawi ke depan ya harus jago teknologi. Tidak hanya jago main pantun. Nah 'Betawi for all, all for Betawi'," tutur David.

Di sisi lain, David menegaskan soal dualisme yang terjadi di tubuh Bamus. Menurutnya, tidak ada dualisme Bamus. Yang ada hanya satu kepengurusan Bamus.

"Ini yang perlu dipahami dan bagaimana kita bergerak itu swadaya, tidak menggunakan APBD. Kita tidak meminta dana hibah, kalaupun ada kita akan pertanggungjawabkan," sebut David.

"Yang bener itu Bamus yang dilantik oleh Majelis Adat. Ketuanya H. Oding dan Sekjenya H. Ikhsan. Mereka dipilih masyarakat Betawi, jadi Betawi beneran dan tidak ada hubungan dengan kepentingan politik APBD," imbuhnya menegaskan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya