Berita

AKBP Nasriadi/Net

Nusantara

Utang Miliaran Jadi Motif Utama Aulia Tega Bakar Suami Dan Anak Tiri

RABU, 28 AGUSTUS 2019 | 20:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Utang menjadi motif utama seorang istri tega membunuh suami dan anak tirinya dengan cara diracunin dan dibakar di dalam mobil.

Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi menguraikan bahwa Aulia Kesuma (35) terlilit utang miliaran rupiah di bank, angkanya mencapai Rp 10 miliar. Atas alasan itu, dia tega membunuh suaminya, Edi Chandra Purnama (54) dan anak tirinya Adi Pradana (23).

"Utangnya Rp 10 miliar. Rp 7 miliar di Danamon, Rp 2,5 miliar di BRI dan Rp 500 juta di kartu kredit," ucap AKBP Nasriadi saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (28/8).


Nasriadi menambahkan, Aulia telah memiliki utang bertahun-tahun dan harus mencicil sebanyak Rp 200 juta tiap bulan. Atas dasar itu lah Aulia meminta suaminya untuk membantu membayar utang dengan cara menjual rumah.

"Iya sekitar 200 jutaan itu (bayar tiap bulan)," kata Nasriadi.

Warga Jalan Cidahu-Parakansalak Sukabumi, Jawa Barat dihebohkan dengan terbakarnya sebuah mobil dengan nomor polisi B 2983 SZH pada Minggu (25/8).

Pasalnya, saat api berhasil dipadamkan, ditemukan dua mayat pria.

Mayat pria itu teridentifikasi seorang ayah dan anak bernama Edi Chandra Purnama (54) dan Adi Pradana (23). Polisi mencium adanya tindakan pembunuhan sebelum mobil tersebut dibakar.

Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya menangkap otak dibalik pembunuhan berencana tersebut yang merupakan istri dan keponakan yakni Aulia Kesuma (35) dan Giovani Kelvin.

Tak sampai 24 jam, keduanya di tangkap oleh anggota Polres Sukabumi di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Tak hanya itu, polisi juga mengamankan dua orang eksekutor pembunuhan tersebut, yakni Kusmawanto Agus dan Muhammad Nur Sahid. Mereka ditangkap saat bersembunyi di Lampung pada Selasa (27/8).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya