Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Tak Cukup 9 Ahli, Jokowi Harus Libatkan Ribuan Ahli Sebelum Pindahkan Ibukota

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 | 05:36 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Keputusan pemindahan ibukota ke Kalimantan Timur berdasarkan masukan pendapat dari sembilan orang ahli. Presiden Joko Widodo dinilai salah logika dalam mengambil keputusan strategis.

Begitu yang disampaikan Direktur Eksekutif Center for Social Political Economic and Law Studies (Cespels) Ubedilah Badrun. Menurutnya, dalam mengambil keputusan strategis seharusnya bukan hanya meminta pendapat terhadap sembilan orang. Namun, butuh banyak pendapat dari berbagai kalangan.

"Jokowi salah, logika mengambil keputusan strategis itu bukan minta pendapat sembilan orang, salah. Yang harus dimintai pendapat adalah selain para ahli, para ahli kan banyak jumlahnya ada ribuan, baik ahli nasional di Jakarta maupun di Kalimantan. Semua bidang kan sosial ekonomi politik kebudayaan itu perlu dimintai pendapatnya," ucap Ubedilah Badrun kepada Kantor Berita Politik RMOL di Kantor Cespels, Matraman, Jakarta Timur, Senin (26/8).


Selain itu, kata pengamat politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini, pemerintah juga harus meminta pendapat pada anggota DPR terkait rencana pemindahan Ibukota.

"Para anggota pemangku kepentingan, stakeholders politik anggota DPR, jadi apa sih pandangan DPR soal itu," katanya.

Namun selama ini Jokowi telah mengumumkan terlebih dahulu dua lokasi di Kalimantan Timur yang akan dijadikan ibukota tanpa meminta pendapat para anggota DPR.

"Itu keliru karena ini perlu riset kok bukan pendapat, selain analisis atau pendapat para ahli juga ada data riset. Problemnya adalah belum ada data riset yang utuh soal pemindahan ibukota," jelasnya.

Ubed menilai, keputusan pemindahan ibukota dianggap sebagai kebijakan yang terburu-buru hingga mengesankan adanya sesuatu kepentingan dibalik pemindahan ibukota.

"Jadi ini kebijakan yang terburu-buru dan itu terkesan untuk memenuhi kebutuhan atau kepentingan kelompok tertentu atau memenuhi kepentingan kelompok ekonomi oligarki," pungkasnya.

Diketahui, Pemerintah melalui Bappenas hanya meminta pendapat dari sembilan orang yang terdiri dari intelektual, akademi dan praktisi senior.

Kesembilan orang tersebut ialah Marco Kusumawijaya (TGUPP DKI Jakarta), Haryo Winarso (Pengamat Pemukiman ITB), Dorodjatun Kuntjorojakti (Eks Menko Perekonomian), Yayat Supriyatna (Pengamat Perkotaan Trisakti).

Selain itu apara ahli lainnya ada Andrinof Chaniago (Eks Kepala Bappenas), M. Jehansyah Siregar (Pakar Arsitektur ITB), Sonny Harry B. Harmadi (Deputi Kemenko PMK), Siti Zuhro (Peneliti LIPI) dan Riant Nugroho (Pengamat Kebijakan Publik).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya