Berita

Presiden Joko Widodo di Papua beberapa waktu lalu./Net

Politik

Saran Waketum Gerindra: Jokowi Ke Papua Bersama Natalius Pigai

SENIN, 26 AGUSTUS 2019 | 10:18 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Ini saran dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono. Presiden Joko Widodo perlu segera perkunjung ke Papua dan menyapa masyarakat disana. Hal ini penting agar masyarakat Papua menjadi tenang. Bagaimana pun Joko Widodo adalah Presiden yang paling banyak berkunjung dan memberikan perhatian pada masyarakat Papua.

Pembangunan infrastruktur di Papua paling banyak dilakukan di era Jokowi. Ini semestinya menjadi obat pereda kekecewaan orang Papua atas peristiwa di Surabaya.

Selain itu, masih menurut Arief Poyuono, dalam kunjungan ke Papua kali ini, Jokowi perlu mengajak tokoh Papua yang merupakan mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.


“Bung Natalius Pigai bukan hanya tokoh Papua, tapi idola dan kebanggan masyarakat Papua. Ia juga menguasai benar masalah HAM serta memiliki kedekatan dengan banyak tokoh Papua, anak-anak muda, dan mama-mama di Papua,” sambungnya.

Arief Poyuono yakin, Papua akan tetap bersama NKRI. Karena Papua adalah bagian dari sejarah kelahiran negara ini. Bukan referandum yang mereka minta, melainkan pembangunan Papua dan penghargaan terhadap orang-orang Papua.

“Orang Papua itu terkenal sopan santun, lembutan, baik hati, serta bisa berbaur dengan semua suku bangsa, agama dan ras di Indonesia,” kata Arief Poyuono lagi.

“Jadi Kangmas Joko Widodo harus menginjak tanah Papua dan berdialog dengan masyarakat Papua karena masyarakat Papua rindu dengan tutur kata Kangmas Joko Widodo yang menyejukan,” demikian Arief Poyuono.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya