Berita

Jokowi saat makan siang bersama Surya paloh/Net

Politik

Jokowi Tak Mungkin Tinggalkan Surya Paloh

SENIN, 26 AGUSTUS 2019 | 05:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Presiden Joko Widodo hingga saat ini menghadapi tantangan politik yang cukup berat. Kemesraan Megawati dan Prabowo Subianto dinilai sebagai gerakan untuk menandingi dominasi Surya Paloh dan partai pengusung Jokowi-Makruf Amin.

Surya paloh yang identik dengan kubu Gondangdia tampak tidak nyaman dengan pertemuan poros Teuku Umar itu. Berbagai kalangan elite juga menafsirkan bahwa Megawati tidak nyaman dengan dominasi Surya Paloh selama kepemimpinan Jokowi lima tahun terakhir.  

Pengamat politik Muhamad Yusuf Kosim meyakini, Jokowi tidak akan mungkin meninggalkan Surya Paloh dan Partai Nasdem. Dukungan politik Partai Nasdem menjadi faktor yang tidak memungkinkan Jokowi akan menghempaskan Surya Paloh.
 

 
"Biar bagaimanapun aktor politik dukungan Jokowi di Pilres 2014 lalu. Nggak mungkin ninggalin Nasdem, Pilpres 2014 dan 2019 Nasdem sangat total sejak awal pasang badan untuk Jokowi," tandas Yuko, Senin (26/8).

Selain itu, Nasdem di parlemen telah berhasil menempatkan 59 legislator yang akan bertugas mengawal pemerintahan Jokowi di DPR. Dengan kursi sebanyak itu akan sangat membantu memuluskan kebijakan politik yang dikeluarkan Jokowi.

"Nasdem sudah berhasil mengkonversi kursi menteri yang diduduki 5 tahun terakhir, ada Jaksa Agung, Mendag Menteri Lingkungan, dengan kerja mereka kursi bertambah signifikan," tambahnya.

Diketahui, manuver beberapa elite parpol masih terus terjadi, Megawati secara blak-blakan mengaku tidak mau kalau PDIP hanya diberi jatah 4 kursi menteri. Partai Golkar dikabarkan hanya mendapat jatah 3 kursi menteri. Sedangkan ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) juga termasuk partai pendukung Jokowi yang menolak keras dengan merapatnya Gerindra di Koalisi Indonesia Kerja Jokowi. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya