Berita

Jokowi saat pidato tahunan di gedung parlemen/Net

Politik

Wacana Pemindahan Ibukota Hanya Reproduksi Isu Politik Jokowi

SENIN, 26 AGUSTUS 2019 | 04:12 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Keputusan politik Presiden Joko Widodo yang akan memindahkan Ibukota ke Kalimantan sepertinya masih jadi pertentangan. Bukan hanya di level masyarakat yang menolak keras tentang wacana pemindahan ibukota.

Pernyataan menteri Bappenas Sofyan Jalil yang mengatakan Kalimantan Timur akan jadi ibukota baru dibantah sendiri oleh Jokowi adalah indikasi dalam level birokrasi tidak kompak.
Pengamat politik Universitas Indonesia Cecep Hidayat menilai permintaan izin Jokowi di hadapan anggota parlemen dalam sidang tahunan hanyalah sebatas mereproduksi isu. Sama dengan beberapa pemimpin sebelumnya yang menyatakan akan memindah ibukota seperti Soekarno dan Soeharto.

"Ini jadi kecenderungan pemimpin kita untuk memproduki isu politik baru setiap pemimpin.kapan waktu pemindahannya juga masih belum jelas, sumber anggaran pemindahan juga tidak tertuang jelas," tandas Cecep, Senin (25/8).

"Ini jadi kecenderungan pemimpin kita untuk memproduki isu politik baru setiap pemimpin.kapan waktu pemindahannya juga masih belum jelas, sumber anggaran pemindahan juga tidak tertuang jelas," tandas Cecep, Senin (25/8).

Cecep melihat belum ada indikasi pemerintah akan serius memindahkan ibukota, mulai naskah akademis, pelibatan ahli dan juga pembahasan bersama legislator. Jokowi kata Cecep, harus benar-benar menjamin apakah saat tahun 2024 waktu pencanangan ibukota baru akan dilanjutkan oleh penggantinya nanti.

"Ini kan 2024 Jokowi sudah tidak berkuasa. Siapa yang bisa menjamin kesinambungan pemimpin sebelumnya ke sesudahnya. Ini kecenderungan politik kita nggak istikamah dalam membuat sistem politik ajeg, saat berbeda bisa bertolak belakang," pungas Cecep. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya