Berita

Fahira Idris/Net

Politik

Hati-Hati, Target Ekonomi Bisa Meleset Gara-Gara Fokus Ibukota Baru!

MINGGU, 25 AGUSTUS 2019 | 10:08 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gembar-gembor pemindahan ibukota yang dilakukan pemerintah dikhawatirkan bakal membuat kondisi ekonomi kian terseok. Apalagi, Menteri Keuangan Sri Mulyani telah mewanti-wanti bakal ada resesi dunia di depan mata.

Anggota DPD RI, Fahira Idris menilai rencana pemindahan ibukota tentu akan mempengaruhi fokus pemerintah. Sementara di satu sisi, rakyat menanti gebrakan pemerintah untuk memperbaiki perekonomian di Indonesia yang kian memburuk.

Apalagi, pemerintah menargetkan ekonomi tumbuh 5,3 persen di tahun depan.


"Menurut saya, pemindahan Ibukota pasti berpengaruh terhadap fokus pemerintah dalam mengejar target pertumbuhan ekonomi yang terus meleset," ujarnya kepada Kantor Berita RMOL, Minggu (25/8).

Hal itu bukan tanpa alasan, karena pemerintah akan muter otak untuk mencari dana yang tidak sedikit untuk pemindahan Ibukota. Di mana dana pemindahan pusat pemerintahan itu ditaksir mencapai Rp 465 triliun.

“Karena mengharapkan APBN saja tidak akan mungkin," jelas senator DKI Jakarta itu.

Fahira berharap, pemerintah lebih fokus menyelesaikan berbagai persoalan bangsa dibanding memindahkan Ibukota. Terutama masalah kesehatan, pendidikan, ketimpangan ekonomi yang semakin nyata dirasakan rakyat.

“Pemindahan Ibukota itu butuh energi besar dan saya khawatir semua sumber daya kita tercurah ke sana," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya