Berita

Penyerahan tangkapan Bakamlam/Net

Nusantara

Bakamla Serahkan Tangkapan Terbesar Ke Polda Babel

MINGGU, 25 AGUSTUS 2019 | 09:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak lima kapal yang diduga melakukan kegiatan ilegal di perairan Bangka Belitung berhasil ditangkap Tim Operasi Khusus  (Opsus) Bakamla RI. Penyidikan telah dilakukan tim Bakamla dan hasilnya langsung diserahkan kepada Polda Bangka Belitung (Babel).

Begitu kata Sestama Bakamla RI  Laksda Bakamla S. Irawan saat jumpa pers di kapal Bakamla bernama KN Bintang Laut-401 yang sedang sandar di  Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu, Kabupaten Bangka, Jumat (23/8) lalu.

Laksda Irawan secara langsung menyerahkan hasil tangkapan lima kapal nakal itu kepada Wakapolda Bangka Belitung Kombes Slamet Hadi Supraproyo.


Lima kapal ilegal yang ditangkap itu terdiri dari satu Kapal Isap Pasir (KIP) Timah dan empat lainnya kapal SPOB/MT, penyuplai bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Kelima kapal itu tertangkap pada Minggu (18/8).

“Kemungkinan mereka ini memanfaatkan hari hari libur seperti itu,” ujar Irawan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (25/8).

Dia menguraikan bahwa sebanyak 21 kasus serupa telah terjadi di Indonesia di tahun ini. Sementara penangkapan di Babel merupakan kali pertama dan menjadi tangkapan terbesar Bakamla.

“Menurut saya yang terbesar, lima kapal kita tangkap dalam satu hari,” ujarnya.

Adapun kesalahan yang dilakukan empat kapal tanker tersebut antara lain, tidak memiliki Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP), tidak memiliki ijin transport BBM di tengah laut, perizinan kapal tanker tidak terdaftar di Pertamina, izin harga minyak tidak ada, dan terakhir, dan kualitas minyak tidak sesuai dengan Pertamina.
 
Sedangkan untuk KIP Timah kesalahannya adalah melakukan aktivitas penambangan tidak mengantongi izin.
 
"Hari ini saya serahkan kasus ini kepada Polda Babel," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya