Berita

Maket JIS/net

Nusantara

Meski Sengketa, PDIP Dorong Anies Lanjutkan Pembangunan Jakarta International Stadium

MINGGU, 25 AGUSTUS 2019 | 02:04 WIB | LAPORAN:

Pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) atau Stadion Internasional Jakarta harus berjalan lebih cepat walau terkendala masalah kepemilikan lahan.

Seruan itu dinyatakan Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono.

"Saya pikir Pemprov bisa tetap menjalankan apa yang menjadi programnya. Perkaranya, persoalan hukum kita pisahkan dari proses pembangunannya," kata Gembong kepada wartawan, Sabtu (24/8).


Sejauh ini, PT Buana Permata Hijau selaku penggugat lahan stadion tersebut akan melayangkan kontra memori banding ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) atas sengketa lahan tersebut.

Maksud dari kontra memori tersebut untuk melawan memori banding yang sebelumnya diajukan Pemprov DKI Jakarta melalui kuasa hukumnya, Denny Indrayana.

Selain melayangkan kontra memori banding, PT Buana Permata Hijau berencana melayangkan gugatan baru dalam waktu dekat.

Walau bermasalah, Gembong mengatakan tetap ada celah bagi Pemprov untuk melanjutkan pembangunan stadion yang akan menjadi markas klub Persija tersebut. Proses hukum tidak dapat menghambat pembangunannya.

"Pak Anies (Gubernur DKI Jakarta) bisa mengesampingkan persoalan hukumnya tetap fokus dalam dalam pembangunan. Kalau dalam proses hukum ternyata dimenangkan oleh masyarakat, ya pastilah Pemprov DKI lakukan pembebasan lahan," tutupnya.

Pembangunan JIS di Tanjung Priok, Jakarta Utara telah memasuki proses pengerjaan dan diperkirakan selesai pada Oktober 2021.

Stadion itu dirancang untuk memuat sekitar 82 ribu penonton dan lebih luas dari Stadion Utama Gelora Bung Karno. Anggaran pembangunan JIS sekitar Rp 4 triliun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya