Berita

Komisioner Kompolnas Irjen (Purn) Bekto Suprapto (kanan)/RMOL

Nusantara

Mantan Kapolsek Sukajadi Sudah Biasa Kasih Miras Kepada Mahasiswa Papua

SABTU, 24 AGUSTUS 2019 | 12:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mantan Kapolsek Sukajadi Kompol Sarce Christiaty Leo Dima yang memberikan minuman keras (miras) kepada mahasiswa asal Papua ternyata sudah terbiasa melakukan hal tersebut.

"Saat diinterogasi oleh Propam, itu dia sudah biasa, bukan hanya sekali ini. Itu dia sudah biasa dilakukan," kata Komisioner Kompolnas Irjen (Purn) Bekto Suprapto usai diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (24/8).

Meski telah terbiasa, menurut Bekto, memberikan miras adalah hal yang tidak patut dilakukan. Oleh karenanya dia meminta agar Polda Jawa Barat untuk benar-benar dalam melakukan proses terhadap Kapolsek Sukajadi, Bandung itu sesuai ketentuan yang berlaku.


"Tetap itu harus diproses dari sisi disiplin dan dari sisi kode etik. Kita tahu orang mabok itu bikin masalah," ujarnya.

Menurut Bekto, pendekatan yang dilakukan oleh Kompol Sarche tidak tepat. Meski hal tersebut biasa dilakukan, namun pemberian miras di tengah isu rasisme dan aksi yang cukup sensitif justru memperburuk keadaan.

"Meskipun dia sebelumnya biasa melakukan, sekarang sedang sensitif. Yang menerima pun seandainya biasa menerima, kali ini marah. 'Kok kamu kasih saya (miras)?'" ucap Bekto.

Bekto mengaku terus berkomunikasi dengan Polda Jabar untuk memantau proses penindakan pada Kompol Sarche. Dia belum bisa menyimpulkan secara rinci motif pemberian miras itu.

Lebih lanjut Bekto juga tidak mau menyimpulkan apakah pemberian miras ini menjadi pendekatan yang lumrah di kepolisian.

"Itu biarlah sedang diinvestigasi, nanti setelah investigasi," ujar pensiunan jenderal bintang dua ini.

Buntut dari pemberian dua dus miras itu, Kompol Sarche langsung dicopot dari posisinya sebagai Kapolsek Sukajadi, Bandung untuk menjalani proses pemeriksaan internal di bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya