Berita

Proses evakuasi penumpang KM Santika Nusantara/Istimewa

Nusantara

KM Santika Nusantara Terbakar Di Perairan Masalembu, 53 Penumpang Berhasil Dievakuasi

JUMAT, 23 AGUSTUS 2019 | 11:05 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Proses evakuasi penumpan KM Santika Nusantara yang terbakar di perairan Masalembu terus dilakukan Basarnas. Untuk sementara, 53 penumpang sudah berhasil dievakuasi. Sisanya, masih terus diupayakan dengan bantuan kapal lain yang melintas di dekat lokasi.

SAR Mission Coordinator Basarnas Prasetya Budiarto mengatakan, sebanyak 53 penumpang telah diselamatkan menggunakan lift raft (perahu penyelamat yang ada di dalam kapal). Mereka kemudian berhasil dipindahkan ke kapal penolong KM Bintang Samudera 1 dan KM Dharma Fery 7 menuju Dermaga Tanjung Perak Surabaya.

"Sementara sisanya, masih menunggu kapal-kapal yang melintas lainnya," kata Budiarto dalam keteranganya, Jumat (23/8).


Ia mengatakan, untuk upaya penyelamatan, Basarnas telah mengerahkan KM SAR Laksamana milik Kantor SAR Banjarmasin dan KM Cundamani milik KSOP Surabaya.

"Semua sudah dalam perjalanan menuju TKP," ujarnya.

Tak hanya itu pihaknya juga bekerja sama dengan VTS Surabaya guna berkomunikasi dengan kapal-kapal terdekat di sekitar lokasi untuk membantu evakuasi.

“Mohon doanya, semoga cuaca di lokasi bersahabat, sehingga proses evakuasi bisa aman dan lancar," ucapnya.

Kapal Motor (KM) Santika Nusantara dengan rute Surabaya-Balikpapan diketahui terbakar di perairan Masalembu, Kamis malam (22/8).
Menurut data manifest, penumpang KM Santika Nusantara terdiri dari 100 penumpan dewasa, anak-anak 6 orang, dan bayi 5 orang. Sementara 83 kendaraan baik roda empat dan roda dua juga diangkut oleh kapal tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya