Berita

Neta S. Pane/Net

Politik

Ada Patroli Siber, Sebenarnya Tidak Susah Menangkap Penyebar Hoax Rusuh Papua

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 | 10:16 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri belum lama ini mempekenalkan situs patrolisiber.com yang dilaunching lansung oleh Kabareskrim Komjen Idham Aziz.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane mengatakan kehadiran situs tersebut diharapkan mampu memburu dan menangkap para provokator siber hingga meletusnya kerusuhan di tanah Papua terutama di Manokwari dan Fakfak.

"Sebab Direktorat Siber sudah dilengkapi dengan sejumlah peralatan canggih dan aparatur yang bekerja 24 jam untuk melakukan patroli siber," kata Neta kepada wartawan, Kamis (22/8).


Dia mencontohkan, pada pemilihan presiden April lalu atau masa kampanye, patroli siber ini berhasil memburu dan menangkap sejumlah pihak yang menyebar konten hoax yang meresahkan masyarakat.

Untuk itu, patrolisiber.id yang baru diluncurkan dapat menunjukkan peran yang sama ketika hoax soal rusuh Papua menyebar di sosial media.

"Pada patrolisiber.id masyarakat korban hoax bisa langsung melapor. Bisa saja para provokator siber itu bukan berada di Papua, tapi berada di luar Papua," pungkas Neta.

Hingga saat ini jajaran Direktorat Siber Bareskrim Polri tengah melakukan profiling terhadap akun-akun di sosial media yang menyebarkan konten provokatif terkait aksi massa di Papua dan Papua Barat serta kejadian di asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, Jawa Timur.

Dari laporan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim, setidaknya ada satu akun di Youtube, tiga akun Facebook dan satu akun Instagram tengah didalami lantaran diduga sebagai sumber penyebaran konten hoax aksi massa di Papua, Papua Barat dan Surabaya, Jawa Timur.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya