Berita

Andreas Lani/Net

Politik

Kader Golkar Daerah Curiga, Manuver Pelaporan Airlangga Pesanan Elite Tertentu

RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 15:32 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

. Pelaporan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartato ke Mahkamah Partai dengan dalil melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dinilai sebagai tudingan yang mengada-ada.

Kader Golkar di daerah justru curiga, manuver dibalik pelaporan ke Mahkamah Partai itu merupakan pesanan khusus dari pihak tertentu untuk memenuhi ambisi politiknya.  

"Kami kader dan fungsionaris Partai Golkar di daerah kok tidak merasa dan melihat ada pelanggaran AD/ART ataupun prosedur partai  dalam  kepemimpinan Golkar saat ini yang dipimpin Pak Airlangga,” ujar Wakil Ketua Bidang Eksekutif, Legislatif dan Partai Politik DPD Golkar Kalimantan Barat Andreas Lani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (21/8).
 

 
Andreas malah curiga, pelaporan yang dilakukan kader muda Golkar Syamsul Rizal itu adalah pesanan khusus pihak tertentu.

"Kami curiga ini pesanan khusus dari elite Golkar di Pusat yang sudah ngebet ingin jadi Ketum Golkar," ujar dia.

Bisa jadi pula, tambah dia, langkah ini merupakan manuver politik pesanan kader Golkar yang masuk ke Senayan dan berambisi ingin menjadi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

"Barangkali ya .. Saya tahu itu siapa kader Golkar tersebut," ujar dia.

Andreas mengatakan, Mahkamah Partai tidak perlu menggubris pelaporan itu.

"Kami Kader Kader Golkar di Daerah meminta Mahkamah Partai  untuk menghiraukan saja laporan tidak bermutu seperti itu," tambah dia.  

Andreas mengatakan, selama ini justru Airlangga Hartarto memimpin dengan terbuka dan banyak menerima masukan yang positif dari kader-kader di daerah.

"Itu yang membuat Golkar bisa bertahan walau badai politik banyak menerpa sebelum Golkar dipimpin Airlangga," tandas dia.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya