Berita

Sherly Annavita minta pemerintah tegakkan pasal 33 UUD 1945/Net

Politik

Daripada Pindahkan Ibukota, Pemerintah Diminta Kembali Tegakkan Pasal 33 UUD 45

RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 11:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejumlah alasan Pemerintah untuk memindahkan ibukota ke Kalimantan dinilai kurang tepat. Terlebih kondisi keuangan negara yang bisa dibilang sedang tidak sehat.

Karena itu, pemindahan ibukota saat ini dirasa bukan hal yang masuk kategori prioritas. Karena pasti akan makin membebani kondisi keuangan negara.

"Kita sadar, bahwa kondisi keuangan negara tidak baik-baik saja. Kita tahu, 2019 saja utang Indonesia diperkirakan 275 triliun rupiah. Itu utang bunganya saja, belum pokoknya," jelas millenial influencer, Sherly Annavita, dalam sebuah acara televisi, Selasa (20/8) malam.


Sherly menambahkan,"Ini dua kali lipat bunganya dibanding tahun Pak SBY, akhir era Pak SBY. Artinya Jokowi dalam lima tahun ini berutang sangat banyak. Kalau kita kalkulasikan, ini mendekati satu hari 1 triliun, jika ini terus bertambah dan bertambah."

Padahal, menurut Sherly, uang 1 triliun rupiah yang harus dibayarkan setiap hari oleh bangsa Indonesia akan sangat bermanfaat jika dialokasika kepada hal-hal lain yang lebih memberi manfaat bagi masyarakat.

Seperti kesehatan, pendidikan, juga kepastian kesejahteraan honorer yang sifatnya lebih menguntungkan masyarakat.

"Sehingga saya pikir, mengambil kesimpulan untuk memindahkan ibukota ke wilayah lain, membangun ibukota baru, rasanya itu belum perlu," tegas wanita 27 tahun ini.

"Solusinya adalah kembali kepada azas efektivitas, efisiensi, ciptakan lapangan kerja, berantas KKN sampai ke akar-akarnya. Dan yang paling penting dan utama adalah kembali tegakkan UUD pasal 33 dengan murni dan konsekuen," tegasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya