Berita

Muhaimin bersama Jokowi dan Mega/Net

Politik

Kalau Terbukti Berhasil, Cak Imin Harusnya Tidak Takut Dengan Lukman Dan Karding

RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 10:52 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Keputusan Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar yang membonsai "penantangnya" jelang gelaran Muktamar sangat disayangkan.

Kalau Cak Imin sapaan akrab Muhaimin merasa berhasil memimpin partai selama ini, wakil ketua MPR itu seharusnya tidak takut dengan adanya kompetisi di Muktamar.

"Kenapa takut? Kompetisi yang sehat itu, jangan matikan lampu orang," kata pengamat politik Pangi Sarwi Chaniago kepada redaksi, Rabu (21/8).


Sebelumnya, dua mantan Sekjen PKB Muhammad Lukman Edy dan Abdul Kadir Karding tidak diundang pada forum Muktamar VI PKB di Bali pada 20-21 Agustus 2019.

Disebutkan, mereka tidak diundang karena ada perbedaan sikap dengan Cak Imin terkait penentuan capres dan cawapres pada Pilpres 2019 lalu. Isu lain, Karding Cs tercium membuat gerakan untuk memunculkan penantang Cak Imin di Muktamar.

Menurut Pangi Sarwi, apapun alasannya, langkah Cak Imin menyingkirkan Lukman dan Karding sangat tidak elok.

Partai politik adalah lembaga demokrasi, bukan oligarki. Dengan demikian Cak Imin harusnya merawat kompetisi, bukan membonsai kader yang ingin bertarung.

"Memang di parpol kita, sekalipun mengaku demokrasi, tetapi tetap ada potensi tangan besi, kekuasaan bertumpuk pada satu kelompok. Ini adalah virus di parpol kita," tutup Pangi Sarwi.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya