Berita

Sandiaga Uno/Net

Politik

Sandiaga Uno Sumringah Programnya Diadopsi Jokowi-Amin

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 | 21:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengaku terkejut saat mengetahui programnya diadopsi oleh Presiden Joko Widodo dalam masa pemerintahan periode kedua.

"Saya cukup surprise di nota keuangan ada beberapa program kami yang diadopsi untuk melihat pengungkitan ekonomi, terutama fokus kepada SDM, investasi di manusia Indonesia dan, investasi untuk menciptakan lapangan pekerjaan," tulisnya di twitter pribadinya, Selasa (20/8).

Menurut Sandi, pembangunan jangan hanya difokuskan pada infrastruktur semata, tapi juga harus menciptakan lapangan pekerjaan. Pembangunan, masih menurut Sandi harus kedepankan akses manusia, aspek manusia harus menjadi prioritas.


"Infrastruktur dibangun bukan hanya untuk infrastruktur tapi juga konektivitas," katanya.

Menurut Sandi tantangan ke depan akan semakin berat sehingga rencana ekonomi Indonesia butuh kebijakan yang mendorong pertumbuhan untuk rakyat. Oleh karena itu, semua pihak terutama pemerintah harus mampu menghadirkan solusi untuk kepentingan rakyat.

"Jadi kita harus fokus bagaimana solusi tersebut dihadirkan dan politik kita harus berdampak kepada ekonomi dan kesejahteraan warga," ujarnya.

Sandi menegaskan, selama pengeluaran memberikan dampak baik pada ekonomi, khususnya pada penciptaan lapangan kerja dan harga-harga kebutuhan pokok yang terjangkau, ia berjanji akan mendukung seluruh kebijakan-kebijakan pemerintah.

"Pembangunan besar-besaran ini memang seharusnya memprioritaskan aspek ekonomi dan manusianya bukan sekadar fisiknya," katanya.

Oleh karena itu, Sandi berharap kedepannya semua kebijakan ekonomi dapat berpihak kepada seluruh masyarakat, bukan hanya segelintir orang.

"Sebagai mitra yang kritis dan konstruktif, saya akan terus memantau dan mengkoreksi jika ada kebijakan yang tidak berpihak pada masyarakat," demikian Sandi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya