Berita

Gedung MPR/Net

Politik

Pimpinan MPR Diusulkan 10 Orang, Lantai Gedung Nusantara III Bisa Bertambah?

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 | 13:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Jumlah pimpinan MPR sebaiknya mengaju pada model lama, yaitu sebanyak 5 orang.

"Tidak lucu juga kalau pimpinan MPR jadi 10 orang," kata anggota DPD RI Dedi Iskandar Batubara saat dihubungi redaksi, Selasa (20/8).

"Kalau banyak pimpinan, nanti lantai Gedung Nusantara III bisa bertambah," sindir senator asal Sumatera Utara ini menambahkan.


Jumlah pimpinan MPR yang saat ini 8 orang adalah hasil kompromi untuk mengakomodir terkait perseteruan Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

"Dan dalam UU MD3 yang baru kembali ke format lama (5 pimpinan), yang sekarang 8 orang adalah untuk mengakomodir perseteruan sebelumnya," ujar Dedi Iskandar.

Adapun alasan Dedi Iskandar kurang setuju atas penambahan pimpinan MPR, karena ada kesan, orang yang ngantor di Senayan adalah orang-orang yang haus kekuasaan.

"Belum lagi, kalau pimpinan MPR bertambah, tentu akan berdampak pada penambahan anggaran. Sehingga penghematan anggaran yang gaungkan tidak akan terwujud," tutup Ketua Umum PP Ikatan Guru dan Dosen Al-Washliyah ini.

Nusantara III di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta adalah gedung untuk pimpinan MPR, DPR dan DPD. Saat ini, pimpinan MPR menempati lantai 5,7 dan 9.

Usulan penambahan pimpinan MPR jadi 10 orang pertama kali disuarakan anggota DPR RI dari Fraksi PAN Saleh P. Daulay. Usulan ini murni didasarkan pada upaya membangun kebersamaan dan persatuan di lembaga MPR.

Anggota DPR RI dari Fraksi PPP PPP Arsul Sani mengatakan, Koalisi Indonesia Kerja (KIK) terbuka dengan wacana penambahan jumlah pimpinan MPR.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya