Berita

Mardani Ali Sera/Net

Politik

PKS: Penggantian Wagub DKI Sebenarnya Sederhana

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 | 03:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kekosongan kursi wakil gubernur DKI Jakarta bukan hanya merugikan Anies Baswedan sebagai gubernur, tapi juga warga ibukota secara keseluruhan.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai bahwa Jakarta sebagai ibukota negara memiliki kompleksitas masalah dan beban yang harus dipikul pucuk pimpinan. Sehingga tidak adil jika kemudian masalah itu hanya dibebankan kepada Anies tanpa ada pendamping.

“Ini sangat tidak adil,” kata wakil ketua Komisi II DPR RI saat ditemui di ruang kerjanya di Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (19/8).


Menurutnya, proses pemilihan wagub seharusnya berlangsung sederhana anda semua pihak berjiwa besar. Apalagi, Gerindra sebagai partai pengusung pasangan Anies-Sandi di Pilkada 2017 sudah menyerahkan kursi itu kepada PKS sebagai mitra koalisi.

"Teman-teman pansus sudah menyelesaikan tugasnya. Ini sebenarnya tinggal diketuk palu, rapimnas setuju, bawa ke Paripurna buat pemilihan, Sederhana," jelas Mardani.

Dia pun menyayangkan hasil Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) yang seharusnya ketok palu tanggal 22 Juli, tapi hingga detik ini tidak pernah terwujud.

Menurutnya, publik harus peduli dengan kasus ini. Saat ini memang PKS sebagai partai yang berhak menduduki kursi penggan Sandi yang dirugikan, tapi jika dibiarkan maka kejadian serupa bisa menghinggapi siapa saja.

“Jadi ini untuk kepentingan publik. Kasihan kan,” pungkasnya.

Ketua Pansus Ongen Sangaji sudah memastikan bahwa pembahasan wagub DKI tak bisa diselesaikan oleh anggota DPRD DKI periode 2014-2019. Ini lantaran rapimgab tidak pernah kuorum.

Adapun pembahasan wagub DKI akan dilanjutkan anggota dewan periode baru.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya