Berita

Lenis Kogoya/RMOL

Politik

Tokoh Papua: Kerusuhan Manokwari Musibah Pada Perayaan HUT RI

SENIN, 19 AGUSTUS 2019 | 13:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Aksi kekerasan sekelompok orang di Kota Manokwari, Papua Barat merupakan musibah pada peringatan Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia.

Begitu dikatakan Ketua Lembaga Adat Tanah Papua, Lenis Kogoya saat memberikan keterangan pers di bilangan Slipi, Jakarta Barat, Senin (19/8).

Lenis mengatakan, kerusuhan tersebut sebagai buntut dari tindakan sekelompok orang di Jawa Timur yang melakukan sweeping dengan kata-kata kasar terhadap mahasiswa asal tanah Papua atas dugaan pengrusakan Bendera Merah Putih.


"Ada isu pada tanggal tersebut (17/8) ada yang lempar Bendera Merah Putih di got, akhirnya ormas tidak terima dan pihak terkait ikut bertindak mengejar pelaku ke Asrama Papua di Malang," ujarnya.

Berdasarkan laporan yang dia terima, kata Lenis Kogoya, saat sekelompok ormas yang juga bersama aparat mencari terduga pelaku di Arsama Papua itu, juga disertai dengan kekerasan dan kata-kata kasar.

"Saat penyampaian persoalan itu secara paksa dan kekerasan, dan kata-kata yang tidak bisa diterima. Kata-kata mungkin bernama binatang yang membuat mereka tidak terima," jelasnya.

Lebih mengecewakan lagi, lanjut Lenis Kogoya, ada perintah dari salah satu pejabat pemerintah di Malang yang meminta mahasiswa asal Papua untuk diusir dan dipulangkan.

"Apalagi sampai disebut disuruh usir, itu saya melihat kok sampai terjadi begitu," tukas Staf Khusus Presiden untuk Papua ini menyayangkan.

Aksi kekerasan di Manokwari seperti pembakaran gedung DPRD Papua Barat pada Senin pagi, siang ini sudah berangsur kondusif. Pejabat dan aparat sudah melakukan dialog dengan perwakilan massa demonstran yang tidak terima kejadian di Jatim.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya