Anggota Ombudsman RI, Ninik Rahayu(kanan)/RMOL
Anggota Ombudsman RI, Ninik Rahayu(kanan)/RMOL
"Kalau dilihat dari sisi administratif dan proses pelayanan publik yang baik, setidaknya kasus pembatalan undangan yang disampaikan kepada Ibu Kanjeng Ratu Hemas ini berpotensi maladministrasi," ucap Anggota Ombudsman RI, Ninik Rahayu dalam konferensi pers pernyataan sikap solidaritas dan dukungan untuk GKR Hemas di sebuah cafe di Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Minggu (18/8).
Ninik pun membeberkan adanya tiga bentuk maladministrasi yang dilakukan Sekretaris Jenderal DPD, Reydonnyzar Moenek dan Sekretaris Jenderal MPR RI, Maruf Cahyono. Dua orang ini adalah pihak yang secara tiba-tiba mencabut undangan untuk GKR Hemas.
Populer
Senin, 27 Juli 2026 | 19:53
Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44
Senin, 27 Juli 2026 | 01:03
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02
Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18
Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52
UPDATE
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02
Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54
Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53
Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30