Berita

Ketua MPR Zulkifli Hasan/RMOL

Politik

Usul Mengaktifkan Kembali GBHN Jadi Rekomendasi MPR Periode 2009-2014

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 | 13:36 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Usul agar Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) kembali diaktifkan sudah pernah disampaikan oleh MPR RI periode 2009-2014.

Menurut Ketua MPR Zulkifli Hasan usul agar GBHN diaktifkan lagi setelah dihapuskan di awal Reformasi dijadikan kesepakatan dan direkomendasikan MPR pada periode 2009-2014 tersebut.

“Itu rekomendasi, salah satu diperlukannya garis-garis semodel Garis-garis Besar Haluan Negara," ujar Zulkifli di Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (18/8).


Hasil kesepakatan yang direkomendasikan itu, kata Zulkifli, kemudian dibahas dalam periode berjalan saat ini.

Hasilnya, GBHN yang dimaksudkan adalah penyusunan filosofis terhadap pembangunan jangka panjang bangsa.

"Contohnya misalnya soal ekonomi yang dijiwai Pasal 33, (tentang) kesetaraan, keadilan. Jadi filosofis dia karena MPR   tidak membahas detail," jelas Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini lagi.

Zulkifli Hasan menambahkan, dalam hal yang filosofi itu kemudian dirumuskan arah perjalanan Indonesia jangka panjang dan berperan sebagai haluan. Semengtara mengenai detail dan pelaksaannya, sambungnya, akan disusun bersama pemerintah.

"Detailnya, itu bisa nanti dibuat oleh kandidat presiden. Itu yang kita sepakati,” demikian Zulkifli Hasan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya