Berita

Achsanul Qosasi/Net

Politik

Pujian Jokowi Jadi Alasan Anggota BPK Petahana Layak Dipertahankan

SABTU, 17 AGUSTUS 2019 | 03:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kinerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mendapat apresiasi Presiden Joko Widodo dalam pidato sidang tahunan MPR RI hari ini. Hal itu menandakan lembaga pemeriksa keuangan ini sudah bekerja dengan baik.

“Pujian dari Presiden tentunya adalah buah dari kerja keras seluruh anggota BPK, tidak hanya buah profesionalitas namun juga buah integritas para anggota BPK," kata Direktur Eksekutive Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI), Tubagus Alvin Harasandi kepada wartawan, Jumat malam (16/8).

Baginya, kinerja BPK ini harus dipertahankan sesuai dengan harapan Presiden. Oleh karenanya, ia berharap calon anggota BPK, khususnya para petahana dipertimbangkan Komisi XI DPR RI saat fit and proper test yang akan digelar dalam waktu dekat.


"Pujian Presiden akan menjadi poin tersendiri yang harus dipertimbangkan Komisi XI bagi dua anggota BPK yang saat ini sudah lolos ke 32 besar, yaitu Harry Azhar Azis dan Achsanul Qosasi," sambungnya.

Sebab, dua petahana ini menjadi bagian penting dalam kesuksesan BPK yang berhasil kembalikan aset negara sebesar Rp 4,38 triliun seperti yang disampaikan Jokowi.

Namun demikian, lanjut Alvin, tetap saja hal tersebut bukanlah harga mati karena tujuan fit and proper test adalah untuk mencari yang terbaik di antara yang terbaik.

Dalam tugasnya, BPK memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat dikelola pemerintah dengan baik. BPK juga harus memastikan setiap rupiah dalam APBN digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

Kinerja BPK ini bisa dijadikan bahan sumber rekam jejak kinerja kedua anggota BPK yang kembali ikut mencalonkan diri sebagai anggota BPK 2019-2024.

"Hasil kinerja anggota BPK yang diapresiasi oleh Joko Widodo termasuk yang masih menjabat saat ini dan kembali ikut seleksi sebagai Calon anggota BPK lagi, bisa jadi pertimbangan bagi Komisi XI saat melakukan pemilihan anggota BPK nantinya," tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya