Berita

Jokowi bersama Surya Paloh/Net

Politik

Isu Gerindra Gabung Jokowi Menguat, Surya Paloh: Yang Galau Bukan Hanya Nasdem

JUMAT, 16 AGUSTUS 2019 | 22:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh tidak bisa menutupi kegalauannya saat disinggung soal kemungkinan Partai Gerindra yang masuk ke dalam kabinet jilid II.

"Masalah happy atau tidak bukan hanya Partai Nasdem. Kalau Nasdem sendiri satu-satunya partai pengusung pemerintah, saya bisa jawab langsung," katanya saat ditemui usai menghadiri pidato kepresidenan Joko Widodo di gedung DPR MPR RI, Jumat (16/8).

"Tapi karena ada kawan-kawan dari partai koalisi lainnya, kita harus duduk bisik-bisik dulu bagaimana,"tambah Surya.


Diketahui, sinyal Partai Gerindra merapat ke pemerintah semakin menguat. Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sudah menjalin pertemuan dengan Presiden Jokowi. Sesaat kemudian, disusul dengan pertemuan dengan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar.

Partai koalisi pengusung Jokowi-Maruf Amien tampak tidak terima dengan merapatnya Gerindra, Partai Nadem, PKB dan Golkar secara terbuka menolak bergabungnya Gerindra.

Di sisi lain, Prabowo dan elite Gerindra dengan petinggi PDIP semakin terlihat mesra. Bahkan Prabowo turut hadir di acara Kongres V PDI-P di Bali. Prabowo disambut hangat oleh seluruh kader PDIP. Megawati pun tampak memperlihatkan perlakukan istimewanya kepada Prabowo.

Kemesraan Gerindra-PDIP membuat Surya Paloh (SP) geram dan sempat membuat hubungannya dengan PDIP terlihat memanas. Terbaru SP sempat melontarkan kritikan bahwa Indonesia saat ini menganut sistem kapitalis liberalis dan sudah meninggalkan pancasila. Sebagian kalangan menilai, pernyataan SP adalah bentuk serangan ke Jokowi dan PDIP.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya