Berita

Gedung KPK/RMOL

Politik

Pegawai KPK Berharap Jokowi Pilih 10 Calon Pimpinan Berintegritas

JUMAT, 16 AGUSTUS 2019 | 10:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menaruh harapan penuh kepada Presiden Joko Widodo dalam memilih calon pimpinan (Capim) KPK untuk periode mendatang. Pasalnya, pekan depan Panitia Seleksi (Pansel) Capim KPK akan mengumumnkan 20 orang yang lolos tes profile assessment.

"Wadah Pegawai KPK berharap bahwa Bapak Presiden Jokowi akan memilih 10 calon pimpinan KPK yang mempunyai tekad kuat memberantas korupsi, rekam jejak yang baik dan integritas tinggi," tegas Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo Harahap dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/8).

Karenanya, lanjut Yudi, KPK terus melalukan upaya memberantas korupsi sebagaimana harapan rakyat Indonesia secara luas. Termasuk, dengan mewujudkan visi pemerintah yakni Indonesia bebas dari bahaya laten korupsi.


"Dan cita-cita pendiri negeri ini bahwa Kemerdekaan Indonesia dengan harapan rakyat Indonesia akan hidup sejahtera akan tercapai," ujar Yudi.

Diketahui, Pansel Capim KPK akan mengumumkan hasil profile assessment pada Jumat (23/8). Dari 40 nama yang ikut tes profile assessment, akan mengerucut menjadi 20 nama yang lolos.

Selanjutnya, akan dilalukan pemeriksaan kesehatan pada Senin (26/8) dan pada Selasa (27/8) sampai Jumat (30/8) akan dilakukan tahap wawancara dan uji publik.

"Selesai tahapan akhir tersebut diharapkan keluar 10 nama Capim terbaik yang akan diserahkan kepada Presiden RI pada awal September," kata Aggota Pansel Capim KPK, Hendardi.

Kemudian, hasil tersebut akan dikirim ke DPR untuk dilakukan fit & propper test. Selanjutnya oleh DPR akan dipilih 5 orang pimpinan KPK yang baru.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya