Berita

Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh/Net

Politik

Walau Kontroversial, Surya Paloh Ingatkan Kita Untuk Kembali Ke Pancasila

JUMAT, 16 AGUSTUS 2019 | 04:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tak ada yang salah dengan pernyataan Ketua Umum Surya Paloh yang menyebut sistem Indonesia saat ini cenderung kapitalis liberal.

Menurut pengamat politik Adi Prayitno, demokrasi di Indonesia memang produk asing yang kental dengan liberalisme.

“Tak ada yang salah dari pernyataan Surya Paloh karena demokrasi memang produk dari liberalisme. Cuma, demokrasi yang datang dari barat itu disesuaikan dengan nilai-nilai Pancasila,” ungkap Adi kepada Kantor Berita RMOL, Kamis (15/8).


Adi menerangkan, ideologi Pancasila hampir runtuh disebabkan oleh partai politik maupun masyarakat yang perlahan meninggalkan ajaran Pancasila.

"Banyak orang yang enggan bahkan tak mau menerapkan prinsip budaya Pancasila seperti gotong royong, ramah tamah, dan sopan santun. Sementara demokrasi liberal itu cenderung cuek dan tak guyub,” paparnya.

Adi menambahkan, Surya Paloh tengah mencoba untuk menyadarkan masyarakat Indonesia agar kembali pada ideologi Pancasila.

"Banyak orang yang tak paham dan tak mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Itu kritik untuk kita semua sebagai anak bangsa,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya