Berita

Jackie Chan/Net

Dunia

Hong Kong Membencimu, Pesan Netizen Untuk Jackie Chan

KAMIS, 15 AGUSTUS 2019 | 18:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aktor laga kenamaan, Jackie Chan baru-baru ini memberikan komentarnya terkait unjuk rasa di Hong Kong. Sayangnya, komentar Jackie Chan justru memicu kemarahan pengunjuk rasa di media sosial.

"Saya ingin mengungkapkan prinsip patriotisme sebagai warga Hong Kong dan China. Saya seorang penjaga bendera nasional," ujar Chan ketika diwawancarai oleh CGTN pada hari Rabu (14/8).  

Jackie mengatakan, ketika dirinya mengetahui unjuk rasa di Hong Kong melalui Weibo, ia langsung kembali ke China.


Dilansir oleh Reuters, pria berusia 65 tahun tersebut mengungkapkan bahwa ia khawatir dan sedih dengan keadaan yang menimpa Hong Kong. Ia juga berharap Hong Kong dapat segera kembali damai.

"Saya telah mengunjungi banyak negara dan saya dapat mengatakan, negara kita telah berkembang pesat. Saya merasa bangga menjadi orang Tionghoa ke mana pun saya pergi, dan 'Bendera Merah Berbintang Lima' dihormati di seluruh dunia," ujar Jackie Chan dengan menambahkan bahwa ia merasa keamanan, stabilitas, dan kedamaian seperti udara segar, "Anda tidak pernah tahu betapa berharganya sampai Anda kehilangannya."

Sayangnya komentar aktor Drunken Master ini justru dihujat oleh warga Hong Kong yang merasa Jackie Chan tidak mendukung "kebebasan" Hong Kong.

Beberapa bahkan memberikan balasan yang cukup kasar terhadap Jackie, salah satunya adalah "Hong Kong membencimu" dan "Tak tahu malu" dalam akun twitter CGTN.

Diketahui Jackie Chan merupakan anggota Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China, badan penasihat legislatif di Beijing. Karena pengangkatannya tersebut, pada tahun 2013 Jackie Chan dikecam oleh Hong Kong.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya