Berita

Badai Krosa landa Jepang/Net

Dunia

Badai Krosa Lumpuhkan 679 Penerbangan Di Jepang

KAMIS, 15 AGUSTUS 2019 | 16:01 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Badai Tropis Krosa yang membawa hujan lebat dan angin kencang menghantam bagian barat Jepang pada Kamis (15/8).

Serangan badai mengakibatkan sebanyak 679 penerbangan dan layanan kereta api dibatalkan. Selain itu, lebih dari setengah juta orang dievakuasi.

Berdasarkan peringatan pihak berwenang, curah hujan di beberapa daerah bisa melampaui 1.000 mm hingga Jumat pagi (16/8). Untuk itu, 584.100 orang yang tinggal di dekat sungai disarankan untuk mengungsi.


“Orang-orang yang akan dan telah terkena dampak cuaca buruk diimbau mengungsi jika diperlukan dan ikuti arahan pihak berwenang setempat,” tegas Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga seperti dikutip Press TV.

Badan Meteorologi Jepang menyebut bahwa Badai Krosa membawa angin berkecepatan 108 km/jam hingga 144 km/jam ketika menghantam Prefektur Hiroshima.

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang menewaskan 200 orang, badai tahun ini dilaporkan tidak ada korban jiwa. Tapi ada sejumlah orang yang dilaporkan mengalami luka-luka.

Jepang sebelumnya dilanda fenomena gelombang panas, khususnya di daerah bagian utara sejak 29 Juli lalu. Di Prefektur Niigata, mengalami kelonjakan hingga 40,7 derajat celcius. Sedangkan Tokyo terperangkap di suhu 31 derajat celsius.

Akibat gelombang panas tersebut sebanyak 80 orang meninggal dunia dan lebih dari 30 ribu dibawa ke rumah sakit.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya