Berita

Bambang Brodjonegoro/Net

Politik

Kementerian Investasi Bisa Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Asal…

KAMIS, 15 AGUSTUS 2019 | 15:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana presiden terpilih Joko Widodo membentuk dua kementerian baru, yakni Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Investasi mendapat dukungan.

Salah satunya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro. Menurutnya, pembentukan itu merupakan langkah agar pertumbuhan ekonomi bisa naik.

"Artinya begini, untuk lima tahun ke depan kalau pertumbuhan ekonomi kita mau bagus entah tetap 5 persen atau lebih, tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi rumah tangga,” ujarnya usai menghadiri acara peluncuran buku di Gedung Ombudsman RI, Jakarta pada Kamis (15/8).


Mantan Menkeu itu mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi saat ini masih dalam tren yang lamban, yakni di kisaran lima persen. Padahal, Presiden Joko Widodo di awal memimpin menjanjikan agar ekonomi tumbuh di angka 7 persen.

"Jadi mau tidak mau yang bisa dipercepat adalah investasi," terangnya.

Namun demikian, Bambang menggarisbawahi bahwa Kementerian Investasi itu harus punya kewenangan dari hulu sampai hilir investasi. Sehingga bisa berperan maksimal dalam menarik investasi besar.

"Kementerian ini harapannya memudahkan dan memberi kepastian kepada investor untuk masuk ke Indonesia. Karena presiden saat ini akan fokus ke investasi dan ekspor," demikian Bambang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya