Berita

Presiden Joko widodo/Net

Politik

Presiden Jokowi Akan Umumkan Ibukota Negara Saat Pidato Kenegaraan Di Parlemen

KAMIS, 15 AGUSTUS 2019 | 14:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan pengumuman ibukota negara yang baru direncanakan disampaikan Presiden Joko widodo pada pidato kenegaraan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat besok (16/8).

"Kita akan berfokus kepada lokasi yang paling minimum bencananya termasuk ancaman asap dan kebakaran hutan," ujar Menteri Bambang seusai menghadiri acara peluncuran buku di Gedung Ombudsman RI, Jakarta, Kamis (15/8).

Dia menjelaskan untuk pemindahan ibukota baru tidak akan berurusan dengan akuisisi lahan.


"Fokus area yang akan menjadi pusat pemerintahan baru adalah area yang sudah dikuasi oleh pemerintah, baik itu pusat, daerah ataupun BUMN," tegasnya.

Pemerintah memiliki tiga lokasi yang menjadi kandidat calon ibukota yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Kementerian terkait yang diantaranya Kementerian PPN dan Kementerian PUPR, sudah melakukan kajian untuk membentuk desain perencanaan pembentukan ibukota dan pemerintahan baru.

"Tidak sampai 200 ribu hektar luasnya nanti. Tetapi artinya wilayah yang dibuat akan bertahap. Wilayah pusat pemerintahannya itu sekitar 6 ribu hektar, kemudain wilayah kotanya itu tahapan pertama 40 ribu, dan nanti diperluas lagi bia sampai 100 ribu herktar," jelasnya.

Menteri Bambang menambahkan, bila ada yang bertanya soal spekulan tanah, dirinya menjawab spekulan tanah itu kalau dia berspekulasi dengan tanah yang akan dipakai sebagai lokasi atau wilayah pemerintahan tersebut.

"Tetapi kalau dia spekulasi di tempat lain, ya itu resikonya tanggung sendiri. Karena melakukan spekulasi untuk keuntungan pribadi. Kita hanya fokus kepada lokasi yang sudah ditentukan dan tidak ada jual beli tanah," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya