Berita

PM Jepang Shinzo Abe saat mengunjungi kuil Yasukuni pada 2012/Net

Dunia

Cuma Kirim Persembahan Ke Kuil Yasukuni, PM Jepang Berpotensi Dapat Kritikan

KAMIS, 15 AGUSTUS 2019 | 11:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, kembali tidak melakukan kunjungan ke kuil Yasukuni dalam memperingati hari penyerahan diri Jepang kepada Sekutu ke-74, Kamis (15/8). Abe kembali hanya mengirim persembahan ritual untuk memperingati mereka yang gugur dalam perang.

Meski hanya mengirim persembahan ritual, Abe tetap saja berpotensi mendapat kritikan negara-negara tetangga Jepang. Karena kunjungan ke kuil Yasukuni ini, bagi Korea Selatan dan China, dipandang sebagai penghormatan terhadap para penjahat perang.

Dilansir Al Jazeera, kunjungan para pemimpin Jepang ke kuil Yasukuni masih menjadi kontroversi. Karena, menurut Korea Selatan dan China, ritual tersebut secara tidak langsung menghormati 14 pimpinan militer Jepang yang dihukum sebagai penjahat perang.


Berbeda dari tahun sebelumnya, tampaknya kritikan dari Korsel tahun ini akan lebih kuat. Mengingat hubungan kedua negara sedang mengalami titik terendah belakangan ini. Tentunya juga didorong oleh ingatan pahit penjajahan Jepang selama 35 tahun sejak 1910 terhadap Korsel.

Sedangkan bagi China, Jepang telah gagal menebus dosa penjajahannya atas beberapa bagian wilayah mereka.

Abe sendiri hanya pernah sekali saja mengunjungi kuil Yasukuni secara pribadi sejak menjabat pada 2012. Meski demikian, Abe secara teratur mengirim persembahan setiap 15 Agustus dan festival musim semi serta gugur.

Di sisi lain, pihak Korsel pada Kamis (15/8) akan mengadakan festival nyala lilin di Seoul untuk memperingati hari pembebasan dari Jepang. Sekaligus untuk mengecam keputusan dagang yang dikeluarkan Abe baru-baru ini.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya