Berita

Perbatasan Kolombia/Net

Dunia

Kolombia Khawatir Pengungsi Venezuela Melonjak Pasca Embargo AS

RABU, 14 AGUSTUS 2019 | 11:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Belum dua pekan Presiden AS Donald Trump memberlakukan sanksi embargo ke Venezuela, Kolombia sudah memberi peringatan “menutup pintu” terhadap potensi pengungsi Venezuela ke negaranya.

"Ada ketakutan akan dampak sanksi baru pemerintah AS terhadap kehidupan di Venezuela," ujar Direktur Komite Penyelamatan Internasional Kolombia, Marianne Menjivar, sebagaimana dikutip Al Jazeera, Rabu (14/8).

Menjivar mengatakan, sejak pertengahan pekan lalu dan akhir pekan, pihaknya telah melihat semakin banyak pengungsi Venezuela yang menyebrang. Bahkan tercatat sudah ada 1,4 juta pengungsi yang bersiap diperbatasan kedua negara ini.


Menurutnya, lonjakan pengungsi Venezuela juga akan dirasakan di Ekuador. Ekuador sendiri akan memberlakukan pembatasan imigrasi pada tanggal 25 Agustus mendatang, yang memungkinkan para pengungsi Venezuela akan terburu-buru mendapatkan tempat di Ekuador.

Pada Senin (5/8), Presiden Donald Trump telah memberlakukan embargo pada Venezuela sebagai tentangan terhadap pemerintahan Nicolas Maduro.

Akibat embargo ini, Venezuela yang sebelumnya memang sudah mengalami krisis seperti dihantam kembali yang membuat jutaan warganya “kabur”  dari negara tersebut.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya