Berita

Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily/Net

Politik

Golkar Sambut Baik Rencana Partai Demokrat Gabung Pemerintah

RABU, 14 AGUSTUS 2019 | 11:04 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rencana Partai Demokrat untuk masuk ke dalam koalisi pendukung Presiden Jowo Widodo disambut baik oleh Partai Golkar. Namun, tentu saja soal peran yang didapat nanti harus dibicarakan lebih lanjut di antara partai yang sudah lebih dulu berkoalisi.

Sebelumnya, Partai Demokrat memang menyatakan niat untuk bergabung dalam koalisi pendukung pemerintah Presiden Joko Widodo jilid II. Niat ini yang mendapat respons positif dari pihak Golkar.

Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily menyebut rencana Demokrat itu adalah bentuk tanggungjawab dalam kebersamaan membangun bangsa.


"Kami yakin dukungan Partai Demokrat ini semata-mata sebagai tanggungjawab untuk bersama-sama memberikan kontribusi terhadap pembangunan bangsa ini," ujar Ace kepada wartawan, Rabu (14/8).

Hanya saja, Ace belum bisa memastikan peran yang akan didapat Demokrat jika akhirnya benar-benar bergabung dengan pemerintah.

Kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR ini, hal tersebut akan dibicarakan lebih dulu oleh Presiden Jokowi dengan para ketua umum partai politik yang sudah lebih dahulu mendukung pemerintah.

"Bagaimana peran dan posisi dalam pemerintahan dari partai-partai yang tidak bersama dalam berjuang memenangkan pasangan Jokowi-Maruf, tentu akan dibicarakan dalam koalisi," tandasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya