Berita

Ryamizard Ryacudu/Net

Politik

Balas Tewasnya Briptu Hedar, Menhan Minta Aparat Serang Balik KKB Papua

SELASA, 13 AGUSTUS 2019 | 17:38 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu geram bukan kepalang atas insiden tewasnya anggota polisi Briptu Hedar karena dibunuh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Ryamizard bahkan meminta aparat militer untuk segera melakukan serangan kepada KKB guna membalas kematian Briptu Hedar.

"Saya enggak suka dengan istilah KKB-KKB. Pemberontak ya itu harus dihantam, harus diselesaikan itu pemberontak. Jangan seenak enaknya bunuh-bunuh orang," kata Menhan Ryamizard kepada wartawan usai mengisi kuliah umum di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (13/8).


Tak tanggung, bahkan Ryamizard menawarkan diri untuk mengambilalih operasi Papua bila aparat setempat merasa tidak sanggup untuk melakukan serangan balasan kepada KKB Papua.

"Kalau nggak bisa nyelesaiin, saya ikut nanti untuk menyelesaikannya," bebernya.

Selain itu, Mehan juga meminta istilah KKB tidak lagi digunakan, menurutnya, kelompok kriminal bersenjata di Papua adalah gerakan separatis, lebih tepat disebut sebagai pemberontak.

"Apa KKB? (Mereka) pemberontak," pungkasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya