Berita

Foto: Angkasa Pura II

Bisnis

Terminal 3 Soekarno-Hatta Makin Canggih Dengan Coworking Space Premium

SENIN, 12 AGUSTUS 2019 | 16:39 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus menambah inovasi pelayanannya sehingga kini lebih dari sekadar tempat naik dan turun penumpang pesawat.

Soekarno-Hatta telah menjelma menjadi pendukung berbagai aktivitas penumpang pesawat dengan sejumlah fasilitas seperti iMATE Lounge (i-Millennial Airport Travel Experience Lounge), AirSport Arena (fasilitas bermain game online), hotel kapsul premium Digital Airport Hotel, hingga Heliport City.

Sekarang inovasi pelayanan kembali bertambah dengan adanya coworking space premium di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.


Coworking space yang dinamakan APSPACE itu merupakan hasil kolaborasi antara PT Angkasa Pura Solusi (APS) sebagai anak usaha PT Angkasa Pura II (Persero) dengan Unionspace.

Pelaksana harian SVP of Corporate Secretary PT Angkasa Pura II (Persero), Achmad Rifai, mengatakan, coworking space premium hadir untuk memenuhi permintaan kalangan profesional yang membutuhkan ruang kerja di bandara demi memastikan kelancaran bisnis mereka.

Rifai menuturkan, Angkasa Pura II serius menggarap pasar ini sehingga menggandeng Unionspace yang telah memiliki reputasi global. Kolaborasi dengan Unionspace juga merupakan bentuk komitmen Angkasa Pura II dalam mencapai target Go Global melalui kemitraan dengan perusahaan berkelas dunia.

“Unionspace memiliki lokasi coworking space di berbagai negara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina dan yang akan datang di Singapura serta China. Kami yakin APSPACE  akan sangat bermanfaat dan memenuhi kebutuhan traveler di Soekarno-Hatta.” kata Rifai, dikutip dari siaran pers Angkasa Pura II.

Dengan kehadiran coworking space premium ini, ia melanjutkan, Bandara terbesar di Indonesia ini akan menjadi percontohan bagaimana seharusnya bandara memperhatikan tren dan kebutuhan traveller maupun pengunjung.

"Soekarno-Hatta sekaligus membawa standar pelayanan di bandara-bandara ke level yang lebih tinggi,” jelas Achmad Rifai.

APSPACE yang didesain berkonsep minimalis dan modern ini juga menyediakan berbagai jasa lain seperti serviced office, meeting room, event space, business lounge, high speed internet, hingga sleeping pods.

Di samping itu, APSPACE dilengkapi berbagai teknologi canggih untuk mendukung kelancaran pelanggan dalam mengelola bisnis, sekaligus meningkatkan imej pelanggan terhadap rekan bisnis.

“Para profesional dapat menggelar rapat atau bertemu dengan mitra bisnis di coworking space premium ini sebelum atau sesudah melakukan perjalanan dengan pesawat,” jelas Achmad Rifai.

Sementara itu, Commercial Director PT Angkasa Pura Solusi, Yundriati Erdani, mengatakan, coworking space APSPACE merupakan salah satu strategi perusahaannya dalam mendukung induk usaha (Angkasa Pura II) meningkatkan pendapatan dari noncore business.

"Angkasa Pura Solusi sebagai anak usaha Angkasa Pura II tengah masif mencari berbagai peluang dalam meningkatkan pendapatan, sehingga kontribusi noncore business ke Angkasa Pura II Group dapat lebih maksimal," ujar Yundriati.

Yundriati Erdani menuturkan, tidak menutup kemungkinan Angkasa Pura Solusi membuka coworking space serupa di bandara-bandara Angkasa Pura II lainnya.

Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yang merupakan lokasi pertama APSPACE, adalah terminal penumpang pesawat termodern dan termegah di Indonesia dengan kapasitas 25 juta penumpang per tahun.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya