Berita

Ketua Umum KPP, Abdul Rosyid Arsyad (kanan)/RMOL

Nusantara

Sesuai Mau Jokowi, 17 Agustus Pasar Tradisional Akan Pakai Aplikasi Online

MINGGU, 11 AGUSTUS 2019 | 23:26 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Keinginan Presiden terpilih Joko Widodo agar pasar rakyat atau pasar tradisional memiliki aplikasi pemasaran sendiri tampaknya akan segera terwujud. Sebab Komite Pedagang Pasar (KPP) sudah melakukan simulasi aplikasi belanja KPP Pasar Online yang berjalan lancar.

"Simulasi uji coba telah kami lakukan beberapa waktu lalu, semua berjalan lancar mulai dari pemesanan dari pembeli ke pedagang, hingga pengantaran barang oleh kurir KPP Pasar Online dan dipantau koordinator pasar," kata Ketua Umum KPP, Abdul Rosyid Arsyad kepada wartawan di Jakarta, Minggu (11/8).

Ia menjelaskan, aplikasi pemasaran berbasis daring ini akan dilakukan secara serentak di seluruh pasar di Indonesia dan akan dilaunching bersamaan dengan hari kemerdekaan, 17 Agustus 2019.


"17 Agustus kami jadikan hari lahirnya KPP Pasar Online yang menandakan aplikasi ini milik seluruh rakyat dan kemerdekaan aplikasi online tanpa dana dan campur tangan asing," jelasnya.

Untuk sementara, aplikasi belanja KPP Pasar Online akan beroperasi di pasar rakyat yang diawali seluruh pasar di wilayah DKI Jakarta dalam tiga bulan mendatang. Biaya pengembangan aplikasi pun diakuinya berdasarkan swadaya masyarakat dan pedagang.

"Tentunya (untuk) mempercanggih aplikasi KPP Pasar Online agar bisa menjangkau di pasar-pasar se-Indonesia dari Sabang sampai Marauke," katanya.

Selama tiga bulan mendatang, pihaknya berharap  semua pedagang pasar tradisional dan konsumen dapat menggunakan aplikasi tersebut.

"Kami akan terus bergerak mendampingi pedagang dan masyarakat agar berkembang ekonomi rakyat," tandasnya.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya