Berita

Para petinggi Partai Golkar usai menjalani salat Idul Adha 2019 di Jakarta/RMOL

Politik

Kurban 24 Ekor Sapi, Golkar Kirim Sinyal Kuat Punya Pilihan Sendiri Di Pilpres 2024?

MINGGU, 11 AGUSTUS 2019 | 09:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Golkar tampaknya mengirim sinyal akan memiliki calon presiden sendiri pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

Sinyal itu terlihat dari jumlah hewan kurban yang akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah ini sebanyak 24 ekor sapi di Kantor DPP Partai Golkar di Jalan Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (11/8).

"Sapinya 24 (ekor), di atas satu ton. Semua (hewan kurban) ada dari keluarga, ada dari pribadi, dari pengurus, termasuk pak Akbar dan pak Ical. Anda menerjemahkannya pas betul (sinyal kuat 2024 miliki capres sendiri)," singkat Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto kepada awak media, Minggu (11/8).


Toh hal tersebut diamini Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie. Menurut dia, Partai Golkar harus memiliki calon presiden sendiri pada Pilpres 2024 nanti.

"InsyaAllah Pilpres ke depan Golkar bisa mengusung calonnya sendiri. Nah itu kita evaluasi dari yang lalu untuk lebih baik ke depan," ucap Aburizal Bakrie kepada wartawan.

Usai melaksanakan salat Idul Adha, Airlangga menyerahkan seluruh hewan kurban secara simbolis kepada Ketua DPP Partai Golkar Bidang Keumatan, TGB (Tuan Guru Bajang) Muhammad Zainul Majdi.

Dalam salat Idul Adha di Masjid Syajaratun Thayyibah tersebut, tak hanya dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Golkar Abu Rizal Bakrie. Tampak juga Wakil Ketua Dewan Kehormatan Golkar Akbar Tandjung dan Ketua DPD Golkar Sulawesi Selatan Nurdin Halid.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya