Berita

Prabowo-Megawati-Puan/Net

Politik

Megawati-Prabowo Mesra, Gerindra: Ada Yang Kebakaran Berewok!

SABTU, 10 AGUSTUS 2019 | 12:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pidato Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri pada Kongres V PDIP di Bali begitu menjadi sorotan. Terlebih, Mega memberikan tempat spesial kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan menyinggung masalah jatah menteri yang diminta untuk PDIP.

Salah satu partai pendukung pemerintah, Partai Nasdem melalui ketua umumnya Surya Paloh menyindir halus ketum partai berlambang banteng itu dengan mengaku ikhlas dan tidak akan meminta-minta jatah menteri.

Wasekjen Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan bahwa kedekatan ketua umumnya dengan Megawati sudah terbangun sejak lama. Menurut dia, kedekatan Mega-Prabowo tidak bisa dilepaskan dengan peran suami Mega, Taufik Kiemas (alm) yang menjemput Prabowo kembali ke Indonesia.


"Selain itu tahun 2009 ada pasangan Mega-Pro (Megawati-Prabowo). Jadi kalau ada yang mengartikan Gerindra dekat dengan mbak Mega untuk jatah-jatah, itu keliru," kata Andre di sela-sela acara diskusi publik bertajuk "Membaca Arah Tusukan Pidato Mega" di Gado-gado Boplo Resto, Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/8).

Andre kemudian menyinggung, kedekatan Gerindra dengan PDIP oleh salah satu partai politik menunjukkan ketidaksukaan khususnya terhadap Gerindra.

Tidak hanya itu, Andre bahkan menyebut ada pihak-pihak yang seolah-olah masih belum menerima kehadiran Prabowo di Kongres V PDIP dua hari lalu.

"Ada yang kebakaran berewok. Ada berewok yang terbakar," sindir Andre.

Pada pembukaan Kongres V PDIP, Kamis lalu, Megawati menyapa hangat Prabowo saat pidato pembukaan. Presiden kelima RI itu sama sekali tidak menyapa Ketum Nasdem Surya Paloh dan ketum parpol koalisi yang juga duduk di barisan depan bersama Prabowo.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya