Berita

Airlangga Hartarto/Net

Politik

70,9 Stake Holder Golkar Menilai Airlangga Layak Memimpin Kembali

JUMAT, 09 AGUSTUS 2019 | 20:59 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Tingkat kepuasan terhadap kepemimpinan Airlangga Hartarto di Partai Golkar terbilang tinggi. Bahkan, 70,9 persen responden dari konstituen partai itu menilai Airlangga layak untuk kembali memimpin partai berlambang beringin itu.

Demikian gambaran hasil survei yang dilakukan Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI). Survei itu digelar sejak 27 Juli sampai dengan 8 Agustus 2019.

"Dari 2450 responden yang ditanya, sebanyak 70,9 persen menyatakan Airlangga Hartarto layak kembali memimpin Partai Golkar. Sebanyak 10,9 persen menyatakan tidak layak dan 18,2 persen tidak menjawab," terang Direktur Eksekutive LKPI Andri Gunawan melalui rilis yang diterima Kantor Berita RMOL, Jumat (9/8).


Andri mengatakan, mayoritas responden menilai, Airlangga berhasil membawa Golkar tetap bertahan di jajaran partai papan atas. Meski hanya menempatkan 85 wakil di DPR RI, atau turun 6 kursi dibandingkan pemilu 2014, namun hasil itu tetap dianggap sebuah prestasi.

Mayoritas stake holder Partai Golkar menilai, pencapaian tersebut layak mendapat apresiasi mengingat kompleksitas problematika partai serta pendeknya waktu bagi kepengurusan Golkar pimpinan Airlangga untuk melakukan konsolidasi.

"Masa kepengurusan Airlangga hanya 1,5 tahun, sementara Golkar terus menerus didera masalah. Residu dari dualisme kepemimpinan dan elitnya yang terseret kasus hukum yang turut menggerus citra partai," terang dia.

Mayoritas responden yang disurvei LKPI menyatakan puas dengan kinerja kepengurusan Golkar dibawah kepemimpinan Airlangga.

"Sebanyak 52,6 % merasa sangat puas dengan kinerja Partai Golkar, 37,3 persen menyatakank dan yang tidak puas 7,7 %. Selebih tidak menjawab," tambah dia.
 
Mereka yang menyatakan puas terhadap kinerja kepengurusan Golkar beralasan, pasca badai terjadinya kepemimpinan ganda dan dijadikannya Setya Novanto sebagai tersangka oleh KPK, bukanlah tugas gampang mengembalikan citra partai berlambang beringin itu.

Terhadap pertanyaan, siapa yang layak memimpin Golkar periode mendatang, Airlangga juga menjadi calon yang paling banyak dipilih responden. Elektabilitasnya jauh melampaui kandidat lain.

"Jika Munas Golkar digelar hari ini, 66,3 responden memilih Airlangga Hartarto, disusul Agus Gumiwang 7,2 %, Bambang Soesatyo 6,4% , Azis Syamsudin 6,3 %, Indra Bambang Utoyo 3,2%,Ahmad Doli Kurnia 2,6 % dan Yorrys Raweyai 1,6 % Adapun yang tidak memberikan pilihan sebanyak 6.4 %," terang dia.

LKPI menyimpulkan, dari temuan hasil survei tersebut sangat jelas bahwa mayoritas stake holder Partai Golkar masih menginginkan Airlangga untuk kembali memimpin partai beringin itu.

Lebih jauh Andri menjelaskan, penelitian ini dilakukan mengunakan survei jajak pendapat masyarakat yang menyasar 2450 responden dari 34 provinsi dan 478 Kabupaten dan Kota. Para responden terpilih itu berasal dari kader Partai Golkar, pengurus, sayap partai, simpatisan dan pemilih Golkar pada Pemilu 2019.

Survei ini menggunakan metode cluster stage random sampling yang dilakukan dalam dua tahap. Pertama, menentukan sampel daerah, dan tahap berikutnya menentukan orang-orang yang ada pada daerah tersebut.

"Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95% dengan margin of error +/- 1.98%," demikian Andri.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya