Berita

Kongres V PDIP/RMOL

Politik

Rekomendasi Kongres, PDIP Harus Menang Pilkada 2020 Dan Pemilu 2024

JUMAT, 09 AGUSTUS 2019 | 15:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kongres V PDI Perjuangan merekomendasikan strategi politik, khususnya untuk pemenangan Pilkada serentak 2020 dan Pemilu serentak 2024.

Pembahasan strategi pemenangan pilkada dan pemilu dilakukan Komisi IV Kongres yang dipimpin Arif Wibowo.

Dijelaskan Arif, calon peserta konterstasi harus mulai bekerja sejak dini, alias tidak perlu menunggu jelang pendaftaran dan masa kampanye.


"Bekerja tidak hanya nanti saat masa kampanye, tetapi juga mulai sekarang mulai mengorganisir rakyat, mengambil kebijakan rakyat," ujar dia di lokasi kongres, Inna Grand Bali Beach, Denpasar, Bali, Jumat (9/8).

Arif menjelaskan kewajiban itu bukan sekedar dilakukan calon peserta kontestasi. Tetapi, seluruh kader partai dalam skala luas juga harus menyiapkan komunitas gerakan PDIP.

"Itu menjadi upaya yang harus dilakukan oleh jajaran partai, baik mereka yang berada di legislatif, eksekutif, maupun struktur partai," jelasnya anggota DPR ini.

Soal target, Arif menyebut dalam pilkada serentak tahun depan ada 270 daerah yang menggelar, PDIP targetkan kemenangan di sekurang-kurangnya setengah wilayah yang mengikuti pilkada.

"Dan untuk Pemilu 2024, itu target kita adalah 147 kursi minimal di legislatif," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya