Berita

Luhut Binsar Pandjaitan bersama Jokowi/Net

Politik

Listrik Separuh Pulau Jawa Mati Massal, Luhut Harus Tanggung Jawab

SENIN, 05 AGUSTUS 2019 | 14:11 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Separuh wilayah Pulau Jawa, termasuk Ibukota DKI Jakarta, mengalami pemadaman listrik massal sejak semalam. Sementara wilayah yang sudah sempat teraliri listrik pun sempat kembali mengalami pemadaman hingga Senin (5/8) siang ini.

Imbasnya, layanan seluler, perbankan, hingga transportasi umum seperti MRT mengalami gangguan. Hingga saat ini sebagian daerah di Jawa Barat masih terus mengalami pemadaman.

Di Jakarta Utara sudah timbul korban jiwa akibat pemadaman listrik PLN ini, 4 jiwa melayang setelah ruko yang ditinggali di Teluk Gong terbakar. Media asing pun ramai-ramai menyoroti masalah pemadaman massal ini.


Analis sosial Muda Saleh meminta agar Presiden Jokowi tidak hanya berhenti di jajaran direksi PLN saja, namun juga harus berani mencopot para pejabat di kabinet yang bertanggung jawab.

“Pemadaman massal ini telah menciptakan keresahan sosial di kalangan masyarakat yang terdampak, Presiden harus berani mencopot Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Luhut Binsar Panjaitan) sebagai koordinator dari menteri teknis terkait,” tutur Muda, Senin (5/8).

Menurut Muda, berdasarkan Peraturan Presiden No 10 tahun 2015, di pasal 4 huruf a tertulis: Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman mengoordinasikan Kementerian Energi dan Sumber Daya (ESDM). Dan seperti diketahui, Kementerian ESDM adalah pejabat teknis yang paling terkait dengan masalah pemadaman listrik PLN ini.

Berdasarkan logika inilah, Muda berkesimpulan bahwa Menko Kemaritiman yang saat ini dijabat oleh Luhut Binsar Pandjaitan adalah pejabat tertinggi yang menjadi penanggung jawab teknis dari masalah pemadaman.

“Bila di luar negeri terjadi hal semacam ini, Presidennya sudah minta maaf dan Menteri Ekonomi mundur. Tapi karena di negara ini penanggung jawab teknis dipisahkan dari Menko Perekonomian ke Menko Kemaritiman, maka Luhut lah yang harusnya mundur,” tutup Muda Saleh.

Sekadar diketahui, pernyataan Muda merujuk pada kejadian pemadaman listrik massal beberapa tahun lalu di Taiwan dan Korea Selatan, yang mengakibatkan mundurnya Menteri ekonomi di kedua negara tersebut.

Di Taiwan  terjadi pemadaman yang berdampak pada 6,7 juta warganya, sedangkan di Korea Selatan pemadaman listrik berdampak pada sekitar 2 juta rumah.

Untuk kejadian di PLN tambah Muda, hingga saat ini PLN belum melaporkan secara resmi jumlah pelanggan yang terdampak di seluruh Pulau Jawa.

"Tapi pastilah lebih tinggi dari kedua negara tersebut mengingat untuk Jawa Barat saja jumlah pelanggan PLN mencapai 13,8 juta," tukasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya