Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Mencekam, Demonstran Di Hong Kong Lempari Kantor Polisi Dengan Molotov

SABTU, 03 AGUSTUS 2019 | 23:07 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Aksi protes ribuan warga Hong Kong kembali pecah pada Sabtu malam (3/8). Ribuan demonstarn antiekstradisi ini manyasar kantor polisi Yau Tsim di Kowloon sebagai pelampiasan kemarahan.

Dilansir dari CNN, Sabtu malam (3/8) waktu setempat, massa terlihat melempari kantor polisi dengan bom molotov. Selain itu, massa juga terpantau membakar salah satu mobil yang parkir di area kantor polisi.

Polisi merespons dengan mengibarkan bendera hitam yang artinya mereka kemungkinan bakal menembakkan gas air mata.


Aksi protes massa di Hong Kong disulut tindakan pemerintah China yang berencana membahas Rancangan Undang-Undang Ekstradisi.

Unjuk rasa saat ini sudah berlangsung selama sembilan pekan, dari awalnya aksi damai hingga saat ini kerap dihiasi aksi saling serang antara massa dengan aparat setempat.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya