Berita

Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Johnny G. Plate/RMOL

Politik

Sekjen Nasdem: Soal Jaksa Agung, Ada Udang Di Balik Batu?

JUMAT, 02 AGUSTUS 2019 | 16:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Nasdem mempertanyakan mengapa hanya jabatan Jaksa Agung dalam sturktur kabinet yang dipersoalkan dan didesak harus diisi oleh kalangan profesional, tidak boleh orang partai politik.

Jaksa Agung yang saat ini dijabat M. Prasetyo diketahui memiliki rekam jejak pernah menjadi kader Partai Nasdem.

"Jabatan Menkumham, Menkop, Mendagri apakah juga harus non parpol?" ujar Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Johnny G. Plate saat dihubungi Kantor Berita RMOL, Jumat (2/8).


Johnny menduga, ada pihak yang sengaja membuat tekanan kepada Presiden Joko Widodo dengan membuat konspirasi bahwa Jaksa Agung harus mutlak dari kelompok profesional non partisan.

"Konspirasi seperti tidak menghormati hak Presiden terpilih membentuk kabinet, dan bahkan hanya akan melemahkan demokrasi kita," ungkapnya.

Anggota DPR ini pun menyebutkan, yang menjadi pertanyaan adalah apakah yang membuat konspirasi itu yang justru mengincar jabatan Jaksa Agung.

"Masyarakat bahkan mulai bertanya siapakah yang mengincar jabatan Jaksa Agung tersebut? Adakah udang di balik batu?" tukas Johnny sambil tertawa ringan.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mendorong agar posisi Jaksa Agung mendatang bisa diisi dari internal lembaga tersebut. Dia menilai, posisi Jaksa Agung jika dipimpin oleh orang yang profesional maka akan mendorong stabilitas sistem dalam proses penegakan hukum di tanah air.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya