Berita

Akbar Tandjung/Net

Politik

Akbar Tandjung: Tidak Ada Alasan Munas Harus Dipercepat

KAMIS, 01 AGUSTUS 2019 | 08:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Golkar tidak perlu mempercepat pelaksanaan musyawarah nasional (munas). Ajang untuk memilih ketua umum partai itu sebaiknya tetap dilaksanakan sesauai jadwal, yaitu pada akhir tahun 2019.

"Tidak ada alasan percepatan munas," tegas Wakil Ketua Dewan kehormatan Partai Golkar, Akbar Tandjung di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (31/7) malam.

Akbar mengingatkan kembali bahwa keputusan munas untuk akhir tahun sudah menjadi kesepakatan bersama. Hanya saja, tanggal pelaksanaan yang belum dipastikan.


"Munas sudah disepakati sejak awal, bahwa penyelenggaraan pada akhir tahun 2019, katakanlah sekitar Desember. Itu yang menjadi pedoman kita itu yang menjadi pegangan kita," jelasnya.

Hingga saat ini dua nama kuat menjadi calon ketua umum partai Golkar, yakni Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo.

Soal dukungan, Akbar tak segan menyebut nama Airlangga. Menurutnya, Menteri Perindustrian itu layak untuk melanjutkan kepemimpinan di partai beringin

"Walaupun suara Golkar 2019 mengalami penurunan, satu hal yang patut saya apresiasi kepada dia adalah dia berhasil tetap mempertahankan Golkar sebagai dua besar," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya