Berita

Jusuf Kalla/Net

Politik

King Maker 2024, Pengamat: Jusuf Kalla Bisa Diterima Kalangan Lintas Partai

SENIN, 29 JULI 2019 | 10:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menjadi king maker atau pencetak figur pemimpin bukan hal mustahil untuk dilakukan oleh Wakil Presiden M. Jusuf Kalla untuk persiapan Pilpres 2024.

Setelah purna dari wakil presiden pada Oktober 2019 nanti, JK diharapkan tidak off dari politik. Dia diminta bisa mendorong dan memunculkan pemimpin-pemimpin baru.

Setidaknya ada dua alasan JK jadi king maker pada 2024. Pertama, putra Bugis itu sudah memasuki usia lanjut. Kedua, punya segudang pengalama, dia sudah dua kali menjadi wakil presiden.


Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno bahkan menilai JK relatif lebih diterima oleh semua kelompok untuk memunculkan figur pemimpin baru.

"Bila JK jadi king maker, daya jelajah politiknya relatif bisa diterima semua kalangan lintas partai," ujar Adi kepada Kantor Berita RMOL, Senin (29/7).

Karakter kepemimpinan JK, lanjut Adi, mampu membuat semua kelompok politik bahkan yang berseberangan pun menjadi nyaman.

Terlebih, sambungnya, kepercayaan diri bagi JK juga akan semakin kuat dengan rekam jejaknya pernah menjabat ketua umum Partai Golkar.

"Posisi strategis JK di Golkar bisa menambah keyakinan JK bakal jadi king maker konstalasi politik ke depan," demikian Adi Prayitno.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya