Berita

Acara Majelis Silaturahmi dan Ijazah bersama Himpunan Alumni Maroko Di Indonesia (Himami)/RMOL

Nusantara

Pesan Syeikh Aziz: Seorang Muslim Tidak Cukup Saleh, Tapi Juga Muslih

SENIN, 29 JULI 2019 | 01:47 WIB | LAPORAN:

Kehadiran Direktur Akademi Kajian Sufisme dan Estetika Internasional, Fez-Maroko, Syeikh Dr. Aziz Al Kubaity Al Idrissi Al Hassani ke Indonesia menjadi kebanggaan khusus bagi Himpunan Alumni Maroko di Indonesia (Himami).

Ketua Umum Himami, Dr. Ilyas Marwal mengatakan beberapa pesan penting dari Syeikh Aziz yang menjadi pelajaran dalam mengawal penegakkan agama Islam di dunia ke depan.

“Beliau datang dalam kondisi yang tepat. Beliau membawa misi perdamaian di tengah kecamuknya perbedaan pendapat adanya jalur atau aliran radikal dan liberal, beliau menawarkan suatu solusi moderat,” ungkap Ilyas kepada Kantor Berita RMOL, dalam acara Majelis Silaturahmi dan Ijazah bersama Himami di Graha Nurani, Pasar Minggu, Jakarta (28/7).


Dalam kesempatan tersebut, Ilyas menyampaikan pesan yang penting dan berkesan baginya adalah mengajak untuk tazkiyatun nafs (penyucian diri).

“Pertama kita kadang-kadang di masjid sibuk dengan wirid tapi tidak kita lakukan dengan tazkiyatun nafs, padahal wirid itu bisa melahirkan tazkiyatun nafs,” tuturnya.

Selain itu, pesan Syeikh Aziz adalah seorang muslim tidak cukup hanya saleh, melainkan juga harus muslih yakni dengan menjadi petunjuk baik orang lain.

“Kedua, dia menyampaikan bahwa kita seorang muslim tidak cukup menjadi orang yang saleh, tapi juga harus muslih, memperbaiki saudara kita,” paparnya dengan lantang.

Menjadi umat Islam juga tidak boleh mengklaim hak prerogatif Allah dengan menilai dan menentukan seseorang masuk surga ataupun neraka.

Dalam acara ini, hadir di antaranya perwakilan Kedutaan Maroko di Jakarta Counselor Mustafa Nakhlaoui, Ketua Umum Himami Dr. Ilyas Marwal, Dewan Penasihat, Pembina, Pengurus Himami, juga puluhan anggota Himami.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya