Berita

Foto: Puspen TNI

Pertahanan

TNI Bersama Tentara Hawaii Tuntaskan Latihan Keamanan Cyber

JUMAT, 26 JULI 2019 | 22:33 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

TNI dan Hawaian National Guard (HING) atau Garda Nasional Tentara Hawaii telah sukses menggelar latihan bersama keamanan cyber dan sistem teknologi yang dilaksanakan dalam bentuk Information System and Technology Exchange (ISTX).

Kegiatan tersebut telah ditutup resmi oleh Paban VII/Latma Sops TNI Kolonel Inf Achmad Budi Handoyo, di Jakarta Room Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (26/7). HING sendiri merupakan komponen Angkatan Darat Amerika Serikat.

Menurut Kolonel Inf Achmad Budi, latihan yang diikuti 34 personel militer terdiri dari 19 Prajurit TNI dan 15 Tentara Hawaii yang berlangsung selama 22- 26 Juli, sudah sesuai dengan tujuan baik dari pihak Indonesia maupun Amerika.


Dia katakan, para peserta pelatihan telah memahami software tentang deteksi dini dan analisa hal-hal yang berkaitan dengan keamanan cyber (cyber security).

"Kegiatan pelatihan ini baik dari sesi akademik dan latihan telah selesai dilaksanakan, dan sudah sesuai dengan tujuan dari kedua belah pihak (Indonesia dan Amerika)," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, beberapa manfaat pelatihan yang telah dicapai sesuai tujuan penyelenggaran ini. Manfaatnya adalah mengetahui bagaimana membangun infrastruktur sebagai proteksi. Peserta memperoleh lebih banyak pengetahuan dan prosedur bagaimana mempertahankan dan melindungi cyber network.

"Dalam pelatihan ini juga, para peserta menerima pengalaman dan keahlian, khususnya tentang prosedural dan pelajaran penting tentang cara terbaik untuk menyelamatkan jaringan, meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dengan metode studi kasus serta pemecahan masalah bersama," tuturnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya