Berita

Sudan/Net

Dunia

Siapkan Kudeta Di Sudan, Sederet Perwira Top Ditangkap

KAMIS, 25 JULI 2019 | 06:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sederet perwira senior diamankan oleh pihak militer Sudan karena dibilai terlibat dalam upaya kudeta awal bulan ini.

Dewan militer, yang mengambil alih negara itu setelah menggulingkan pemimpin lama Omar al-Bashir pada April lalu, mengatakan bahwa pihaknya menangkap setidaknya 16 perwira militer yang aktif dan pensiunan atas percobaan kudeta pada 11 Juli lalu.

"(Militer) mengungkapkan upaya kudeta yang melibatkan Jenderal Hashim Abdel Muttalib Ahmed, kepala kepala staf gabungan, dan beberapa perwira tinggi dari angkatan bersenjata dan Badan Intelijen dan Keamanan Nasional, bersama dengan para pemimpin Gerakan Islam dan Partai Kongres Nasional," begitu kabar yang dimuat kantor berita SUNA dengan mengutip sumber militer, seperti dimuat ulang Al Jazeera.


"Mereka telah ditahan dan penyelidikan dengan mereka sedang berlangsung sehingga mereka dapat diadili," sambungnya.

Ahmed sendiri diketahui ditunjuk sebagai kepala staf hanya beberapa hari setelah Bashir dicopot menyusul protes jalanan berbulan-bulan terhadap pemerintahan 30 tahun presiden.

Sejak April, Ahmed tampak setia kepada Jenderal Abdel-Fattah Burhan, kepala dewan militer yang berkuasa, dan baru minggu lalu mengunjungi Mesir dengan delegasi tingkat tinggi Sudan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya