Berita

Boris Johnson bertemu Ratu Elizabeth II/Net

Dunia

Resmi Dilantik Jadi PM Inggris, Ini Pekerjaan Rumah Boris Johnson

RABU, 24 JULI 2019 | 22:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Boris Johnson resmi dilantik sebagai perdana menteri baru Inggris setelah Theresa May mundur dari kursi jabatan tersebut pada hari ini (Rabu, 24/7). Dia dilantik oleh Ratu Elizabeth II dalam pertemuan resmi di Istana Buckingham, sehari setelah memenangkan kepemimpinan partai konservatif.

Johnson mengambil alih kekuasaan dari tangan May dengan membawa janji untuk menarik negaranya keluar dari Uni Eropa pada 31 Oktober, sesuai batas waktu Brexit, dengan segala cara yang diperlukan.

Mantan Walikota London itu sendiri merupakan tokoh kampanye Brexit tahun 2016 lalu.


Johnson berjanji untuk melakukan Brexit dalam waktu tiga bulan ke depan, meski menghadapi sejumlah pekerjaan rumah yang menantang.

Selama kampanyenya, Johnson berjanji untuk menegosiasikan kembali perjanjian Brexit dengan para pemimpin Uni Eropa atau meninggalkan blok itu pada tenggat waktu 31 Oktober tanpa kesepakatan.

Sebelumnya, perjanjian penarikan atau Brexit telah ditolak tiga kali oleh parlemen Inggris. Hal itulah yang mendorong May mengumumkan pengunduran dirinya pada bulan Mei di tengah kebuntuan politik.

"Kami akan melakukan kesepakatan baru, kesepakatan yang lebih baik, yang akan memaksimalkan peluang Brexit sambil memungkinkan kami mengembangkan kemitraan baru dan menarik dengan seluruh Eropa berdasarkan pada perdagangan bebas dan dukungan timbal balik," kata Johnson.

"Orang-orang yang bertaruh melawan Inggris akan kehilangan baju mereka, karena kami akan mengembalikan kepercayaan pada demokrasi kami, dan kami akan memenuhi janji-janji parlemen yang diulangi kepada rakyat dan keluar dari Uni Eropa pada 31 Oktober," tambahnya dalam pidato di luar 10 Downing Street, kediaman resmi Perdana Menteri Inggris, seperti dimuat Al Jazeera.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya